Previous at Momlicious Life - the beginning part 1
Sekarang aku afraid gimana kl dia cacat krn Kir@nti yg sempat aku minum???
------------------------------------------
Waktu itu mas bayi masih embryo, masih titik kecil dalam rahimku. Hamil sekitar 4week berdasarkan USG transvaginal. Perasaanku campur aduk krn kawatir soal Kir@nti itu. Rasanya itu kok aku bloon bgt, kok sama sekali ga curiga sama kondisi diri sendiri. Padahal kl aku pikir2 sinyal dari mas bayi yg masih embryo ini ud kuat banget untuk ngasitau kl "ada aku ma". Ditengah rasa campur aduk itu aku pun ya self-defense, membangun pembenaran pribadi kl sampe ada apa2, but truly itu juga ga satisfy. Ya intinya aku ngerasa bersalah dan bodoh.
But then itu kan aku dan dan pikiranku, belum kata Bu dok. Bu dok menjelaskan kalau belum sampai tahap itu, sekarang yg mesti diperhatikan apakah embryo ini bisa bertahan dan berkembang atau enggak. Sebenarnya theoretically, krn jamu kemasan itu bisa memicu luruh dindin rahim dan bikin si embryo juga lepas (keguguran). Selain itu kita juga mesti waspada krn aku kmren flek dikhawatirkan embryo nya ga ada isinya alias cuma kantung aja.
Heu genk rasanya ga enak bgt denger beginian sendiri... Ini tuh antara slamet ga slamet gitu posisinyakan.
Tapi problem situasinya ga cuma disana masih berlanjdoet!.
Well January awal ada resepsi ke2 (dikampung suami) yang harus ditempuh pesawat Bali-Jakarta trus lanjut jalan darat. Waktu itu mas bayi masih embryo, masih titik kecil dalam rahimku. Kondisi aku yg sedang berusaha mempertahankan si Jabang Bayi dan resepsi yg ga mungkin batal.
Well akhirnya aku dikasi obat yg isinya hormon progesterone untuk obat penguat kandungan beserta vitamin kehamilan lain.
Puji Tuhan, selelah apapun, sejauh apapun perjalanan, anakku yg pertama super duper kuat bertahan didalam perut. Begitu kontrol lg di week ke 7 detak jantungnya ud kedengaran jadi fix dia berkembang.... Ugh terimakasih samudra kecil mama yg super kuat. Mama tau kamu kuat dan gigih.
Setelah kehamilanku menginjak 3 bulan aku berhenti kerja dan balik ke Jakarta, ikut suami. Well ini mulailah fase kritis dari bekerja menjadi Ibu Rumah Tangga. Transisinya sebenernya yg bikin susah itu krn ritme hidup yg mendadak berubah sekali. Tp crita transisi itu nanti aku critain dipostingan lain.
Welll back to topic, kl hamil pasti penasaran kan sama jekel debay. We tooooo!!! Tp km baru tau jekelnya di week 25 krn si mas bayi tiap USG posisinya selalu menghadap tulang punggungku jd ga keliatan jekelnya. Nah ada crita crunchy sblm tau jekelnya.
Jadi gini, suatu malam aku mimpi ada 2 jiwa yg lg berdebat siapa yg lahir duluan. I can tell dari suaranya yg satu cewek yg satu cowok. Mereka ribut siapa yg duluan tp akhirnya:
Yang cewek bilang gini "ya udah lu duluan deh, abis mereka juga ngarepnya cowok. Tp abis elu itu gw"
Trus yg cowok jawab "Iya, oke"
Dan terbangunlah aku. Hohoho.... Entahlah ya itu krn terlalu kepengennya aku punya anak cowok smpe terjadi skenario mimpi begitu atau aku bener2 lihat itu di alam roh. Well yang manapun pokoknya aku teruskan dengan doa semoga dijauhkan dri si jahat.
Di week ke 25 konfirm kl my (comming soon) first born is baby boy, and a lil hint in my current pregnancy (2nd) is baby girl.
Hahaha luwar biasa sekali ga sih mimpiku, and thank you Lord for the OCEAN of GRACE.
And so mas bayi was born at Sept 7th 2018 and we named him Poimenes Jaladri Nugroho.
Poimenes artinya gembala, supaya dia bisa menjadi pemimpin bagi dirinya sendiri, adik2nya dan sekitarnya. Seperti para gembala domba yg bijaksana: memimpin, menjaga, mengasihi dan menemani.
Jaladri artinya samudra, itulah kenapa aku sering bilang my little ocean. Setiap anak itu unik dan punya potensi yg besar dan indah. Seperti lautan juga yg mesti dikelola oleh gembala yg bijaksana supaya potensinya tidak menjadi bencana untuk dirinya dan sekitar.
Nugroho dalam bahasa jawa artinya anugrah tapi dalam konteks nama, kami tambahkan Nugroho dari nama papanya.
Begitu brojol tuh si sulung, aku officially berubah status jadi mamak2 beranak 1, mulailah my momlicious life.
Begitulah aku mengawali momlicious life, banyak yg ga aku critain si... versi gejolak batin yg terlalu membahana ga aku ceritain 😝.
Pesen2 buat new mom or mom to be or pregnant women out there... Pertama2 krn ini pesan umum jd aku ga peduli km hamil under marriage or not, apakah kehamilan ini diharapkan atau enggak, tp ini dari aku perempuan yg PROLIFE (in pregnancy term) berilah kesempatan untuk dia yg sudah dititipkan dirahim kita. Dia ada apapun alasannya bagaimanapun masa depannya dia pejuang kecil yg ingin hidup. Aku selalu membayangkan begitu, sikecil yg tumbuh dalam perut kita berupaya begitu rupa untuk hidup ditengah perasaan kita yang naik turun dalam menghadapi hidup kita sendiri. Dia ingin hidup untuk menemani kita dan berbagi kasih. Serius, i feel that way....
Sure hamil itu berat, repot, lelah dan menyebalkan dengan segala perunahan dan dinamikanya. But the of the day waktu kita merasakan little bumpy di perut waktu kita kesel, capek, marah, sedih aku bayangin si kecil mau bilang "ma jangan sedih ada aku". Bahkan waktu dia balita justru makin jelas, ketika kita marahin dia yes dia nangis tp yg dia cari dalam tangisnya adalah pelukan kita.
Anak kita itu karunia luar biasa dari semesta untuk kita belajar menjadi manusia yg baru dengan cara yg lebih lembut. Terimalah dia dengan kasih sayang.
Komentar
Posting Komentar